Purwakarta, Jumat (9/1/2026) – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Purwakarta melakukan audiensi dengan Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, S.H., S.I.K., M.H., pada Jumat, 9 Januari 2026. Dalam pertemuan tersebut, PC PMII Purwakarta menegaskan posisinya sebagai oposition fidelis, yaitu oposisi yang setia terhadap negara namun tegas terhadap segala bentuk ketidakadilan.
Ketua PC PMII Purwakarta, Aldi Wiguna, menyampaikan bahwa PMII tidak pernah menempatkan diri sebagai musuh negara, melainkan mitra kritis yang berkomitmen menjaga marwah demokrasi dan supremasi hukum.
“PMII berdiri sebagai oposition fidelis. Setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan konstitusi, namun akan selalu lantang mengkritik jika terjadi penyimpangan, ketidakadilan, atau praktik yang merugikan rakyat,” tegas Aldi dalam audiensi tersebut.
Ia menambahkan bahwa peran mahasiswa adalah menjaga nurani publik agar kekuasaan tetap berjalan di rel hukum dan etika. Menurutnya, loyalitas sejati terhadap negara justru ditunjukkan dengan keberanian mengingatkan ketika ada kekeliruan.
Audiensi ini juga menjadi ruang dialog antara PC PMII Purwakarta dan jajaran Polres Purwakarta terkait isu-isu keamanan, ketertiban masyarakat, serta pentingnya membangun sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen mahasiswa.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menyambut baik kehadiran PC PMII Purwakarta dan mengapresiasi sikap kritis yang disampaikan secara terbuka dan konstruktif.
“Kami terbuka terhadap masukan dan kritik dari mahasiswa. Polri membutuhkan kontrol sosial agar tetap profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.
PC PMII Purwakarta berharap audiensi ini menjadi awal dari komunikasi yang lebih intensif serta kolaboratif antara mahasiswa dan kepolisian dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas di Kabupaten Purwakarta.
