Termuda Se Purwakarta, H.Parid Unggul Di Pilkades PAW Desa Liunggunung



Purwakarta - Kontestasi Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Liunggunung, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta akhirnya mencapai puncaknya. Mengalahkan dua kontestasi yang lain, Parid unggul meski masih berusia muda.

Parid, kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor Plered, resmi terpilih sebagai Kepala Desa Liunggunung setelah unggul dalam perolehan suara pada pemilihan yang digelar Minggu, 10 Mei 2026.

Berdasarkan data hasil pemungutan suara dari total 110 pemilih yang hadir, Parid yang menempati nomor urut 2 berhasil mendominasi perolehan suara. Berikut adalah rincian lengkapnya:

Nomor Urut 1 (Dadan Sulasmana): 40 Suara

Nomor Urut 2 (Parid): 51 Suara

Nomor Urut 3 (Iwan Sudandi): 18 Suara

Suara Tidak Sah: 1 suara.


Dengan hasil tersebut, panitia menetapkan Sdr. Parid sebagai Kepala Desa terpilih Desa Liunggunung.

Kemenangan Parid sejatinya sudah menjadi sorotan sejak awal pencalonan, berbekal latar belakang sebagai santri dan akademisi di bidang manajemen, ia dinilai membawa kesegaran kepemimpinan bagi masyarakat desa Liunggunung.

Sebagai kader GP Ansor Plered, Parid membawa misi besar untuk melakukan perubahan signifikan di tanah kelahirannya. Ia berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai religius dengan manajemen pemerintahan desa yang modern dan transparan

Ini adalah amanah dari masyarakat. Fokus kita ke depan adalah membawa perubahan nyata bagi Desa Liunggunung dengan manajemen yang lebih baik dan inklusif,” ujar Hamdan, salah satu tim pemenangan usai penghitungan suara, Minggu (10/5/2026).

Pilkades PAW ini berlangsung kompetitif namun tetap kondusif. Parid berhasil menyisihkan dua rivalnya, Dadan Sulasmana dan Iwan Sudandi, dalam ajang pembuktian visi misi tersebut.


Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzen yang hadir beberapa waktu usai pelaksanaan pemilihan, langsung melakukan pelantikan pada Farid sebagai kepala Desa Liunggunung.

" hari ini tidak mudah menjadi seorang kepala desa, anggaran yang tidak sama dengan beban yang berat. Seorang kepala desa wajib memiliki tekad ikhlas saat memimpin. Agar pada waktunya bisa membawa kebaikan di masyarakat, khususnya menjalankan program Ngosrek yang menjadi visi utama pemkab Purwakarta," pungkasnya.

Post a Comment

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post