KNPI Himbau Paslon Tidak lakukan Money Politik




Purwakarta - Jelang masa pencoblosan yang tinggal menghitung hari, sejumlah pasangan calon bupati dan wakil bupati terpantau makin panas. Sejumlah kegiatan kampanye pun tersorot kamera bentuk video dan foto, jika sejumlah paslon bahkan rela mengeluarkan biaya besar hingga ratusan juta rupiah untuk menggelar berbagai kegiatan.

Menanggapi kegiatan tersebut, Ryan Andryanaputra ketua DPD KNPI Komite Nasional Pemuda Indonesia ) Kab Purwakarta menorehkan komentarnya keawak media.

Menurutnya, pergerakan kampanye para paslon memang tidaklah mudah dan tidak juga murah. Dirinya berharap, para paslon lebih mementingkan kegiatan yang berorientasi pada kemanfaatan daripada sekedar hiburan.

" rakyat pemilih butuh hiburan, atau butuh bantuan meski sekedar sembako. Namun kami harap ada edukasi politik yang mencerdaskan buat rakyat pemilih usai masa kampanye dan pilkada ini selesai," harapnya.

Dan untuk menetralisir Money Politik jelang perebutan suara, ketua KNPI siap mendampingi Badan Pengawas Pemilu dan KPUD Purwakarta untuk menegakan hukum pemilu yang berlaku.

" jangan dan sudahi politik uang meski masyarakat sendiri membutuhkannya, hari ini mungkin hanya sekedar kepentingan dan kebutuhan politik. Kami khawatir, jika money politik akan menjadi budaya masyarakat indonesia hingga masa depan dan menjadi kebiasaan baku buat anak cucu keturunan kita kedepan," ujarnya.

Ryan yang akrab disapa kang wilyong bahkan mengaku telah mendengar jika sejumpah tim sukses paslon telah mencatat dan mendata warga untuk menerima sesuatu entah sembako entah uang yang akan diberikan pada hari jelang pencoblosan.

" jika dugaan dan info tersebut benar, alangkah budaya bangsa ini yang akan tergerus. Dimana gotong royong, saling menghomati dan menghargai sosok tokoh akan sirna di masyarakat karena praktik uang cendol'," pungkasnya.

Post a Comment

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post