Purwakarta - Kesal tak kunjungi diperbaiki, sejumlah warga tanami jalan dengan pohon pisang didalam tong. Aksi ini diduga akibat sepanjang jalan dari desa Campaka ke desa Benteng kec. Campaka tersebut, berlubang dan rusak dihampir semua permukaan.
Tak tanggung tanggung, salah satu warga yang meminta namanya tidak dituliskan mengaku akan memasang portal agar jalan tersebut tidak dilalui sampai jalan diperbaiki.
" kami lakukan apa yang mesti kami lakukan, karena kami rasa jalan bagus bagian dari Hak kami. Sebab sebagai warga kami taat membayar pajak ke negara," ujarnya.
Kekesalan warga diakuinya bukan tanpa alasan, selain kerap membahayakan pengendara. Jalan berlubang itu dianggap tidak mengakomodir Hak rakyat.
Dimintai keterangan atas kejadian tersebut, Yayan Sahrodini Kepala Desa Campaka mengaku tidak tahu menahu soal aksi tersebut.
" saya tidak tau siapa yang pasang tong tong berisi pohon pisang itu, kami kira aksi itu ungkapan kekesalan warga yang telah lama riak. Kami atas nama pemerintahan desa sudah mencoba mentenangkan warga, namun sepertinya warga berfikiran lain," ujar Yayan.
Selebihnya kata Yayan, dirinya atas nama pemerintahan desa mengaku sudah meneruskan riak tersebut ke Pemda Purwakarta melalui kecamatan.
" kami harap akan ada tindakan dari Pemkab Purwakarta, agar segera jalan tersebut diperbaiki," harapnya.
Hingga berita ini ditulis, sejumlah tong berisi pohon pisang itu masih berdiri kokoh.
