Haturnuhun Teh Astri Novitasari, Bertahun-tahun Bertahan di Jalan Rusak, Warga Sukatani Kini Bisa Bernapas Lega



PURWAKARTA – Selama bertahun-tahun, setiap kali Deni (54) mengendarai sepeda motornya dari Desa Sukatani menuju Kampung Kebon Kalapa, Desa Malangnengah, ada satu hal yang selalu menghantuinya yaitu lubang-lubang besar di sepanjang jalan.

Saat musim hujan, lubang itu tertutup genangan air sehingga sulit dikenali. Ketika musim kemarau tiba, debu beterbangan dan mengganggu jarak pandang. Bagi Deni, perjalanan yang seharusnya hanya memakan waktu beberapa menit sering kali berubah menjadi perjalanan penuh kewaspadaan.

"Kalau berangkat pagi, yang kami pikirkan bukan cepat sampai tujuan, tetapi bagaimana bisa selamat sampai. Jalan rusaknya sudah lama sekali. Kami hanya bisa berharap suatu saat diperbaiki," kenangnya, Selasa (4/8/2026).

Harapan itu akhirnya menjadi kenyataan. Ruas Jalan Cimuntuk–Malangnengah sepanjang sekitar 2,1 kilometer kini telah mulus setelah diperbaiki melalui pendanaan APBN dengan nilai sekitar Rp8,2 miliar.

Perubahan itu tidak hanya mengubah wajah jalan, tetapi juga mengubah kehidupan warga yang setiap hari bergantung pada akses tersebut.

Bagi para pedagang, hasil pertanian kini lebih mudah dibawa ke pasar. Anak-anak berangkat sekolah tanpa harus melewati jalan berlubang. Pengendara pun tak lagi khawatir kendaraannya rusak akibat menghantam lubang yang selama bertahun-tahun menjadi pemandangan sehari-hari.

Siti Aisyah (41), pedagang asal Desa Malangnengah, mengaku perbaikan jalan membawa dampak yang langsung dirasakan keluarganya.

"Dulu kalau ada pemasok barang datang, mereka sering mengeluh karena jalannya rusak. Ongkos angkut juga lebih mahal. Sekarang kendaraan bisa masuk dengan lancar, pembeli juga lebih nyaman datang. Alhamdulillah, usaha kami ikut terbantu," tuturnya.

Menurutnya, jalan yang baik bukan sekadar soal kenyamanan berkendara, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat desa.

Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta Fraksi Partai NasDem, Astri Novita Sari, mengatakan perbaikan ruas jalan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang diperjuangkan bersama Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustofa.

"Alhamdulillah, yang dulu hanya menjadi harapan masyarakat kini sudah bisa dinikmati. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Saan Mustofa yang telah memperjuangkan usulan ini hingga terealisasi melalui APBN. Semoga jalan ini menjadi penunjang aktivitas warga, memperlancar perekonomian, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sukatani," ujarnya.

Kini, bagi warga Sukatani dan Malangnengah, jalan yang mulus bukan sekadar hamparan aspal baru. Jalan itu menjadi simbol bahwa penantian panjang mereka akhirnya terjawab. Setiap kendaraan yang melintas tanpa harus menghindari lubang menjadi pengingat bahwa infrastruktur yang baik bukan hanya mempersingkat waktu perjalanan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, harapan, dan peluang baru bagi kehidupan masyarakat.

Post a Comment

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post