Hendak Mengumandangkan Adzan Zuhur, Marbot Masjid Al Muhajiri Tewas Dengan Puluhan Tusukan ditubuh.

Purwakarta - Diduga mengalami gangguan jiwa, Fajar Sugema ( 27 ) warga Desa Cibodas mengakhiri nyawa Adi Saputra ( 50 )  seorang marbot Masjid Al Muhajirin, sesaat sebelum Mengumandangkan Adzan Waktu Solat Zuhur dengan ratusan tusukan menyebar disekujur tubuh dari kepala hingga ke badan bagian bawah. 

Sebelum menghujamkan samurai ke korban, dari kesaksian warga. Antara korban dan pelaku sempat terlihat berbincang di lokasi kejadian sesaat memasuki waktu Zuhur. 

" antara pelaku dan korban sempat berbincang bintang sebelum kejadian, dalam pantauan obrolan keduanya.  mereka ( pelaku dan korban ) tidak nampak adu mulut atau cekcok, hanya saja sesudah obrolan tersebut. Pelaku langsung pulang dan kemudian kembali ke lokasi halaman masjid dengan tanpa basa basi membacok kepala korban dengan samurai yang diduga dibawanya dari rumahnya," ujar warga sekitar yang berhasil dimintai keterangan.

Fajar Sugema sendiri menurut pengakuan warga, bukan lah warga yang berkelakuan aneh. Hanya saja dikenal sebagai sosok penyendiri. Fajar bahkan yang saat ini masih memiliki seorang ibu kandung, sering mengurung diri didalam rumah.

" ibunya kerja di salah satu rumah makan di daerah kawasan BIC, rutin pulang ke rumah nya menemui Fajar satu bulan sekali atau cepatnya dua minggu sekali. Ayah Fajar sudah meninggal sejak dirinya kecil," tutur warga menceritakan keseharian Fajar.

Dari pengakuan warga, Fajar sebagai pelaku dan korban diketahui warga tidak memiliki riwayat permusuhan. Bahkan sesaat sebelum kejadian, obrolan antara pelaku dan korban hanya berlangsung sesaat.
Saat melancarkan aksinya, Fajar diketahui warga membawa dua jenis senjata tajam. Samurai ditangan kanan dan parang ditangan kirinya. Dan aksi Fajar sendiri disaksikan banyak orang yang berada tidak jauh dari halaman masjid Al Muhajirin.

Dari kesaksian warga, Fajar menghujani Adi bacokan dengan samurai dimulai dari kepala belakang bagian leher. Dan meski Koban sudah tergeletak, warga yang berada dilokasi memaparkan jika Fajar tidak berhenti menghujani Adi dengan bacokan menggunakan dua sajam yang dibawanya dari rumah pelaku.

Aiptu Ade Supriyatno Bhabinkamtibmas Desa Cibodas anggota Polsek Bungursari, Polres Purwakarta yang menerima laporan dari warga langsung mendatangi rumah pelaku bersama puluhan warga yang sudah mengepung rumah Fajar.

Khawatir terjadi penganiayaan, Aiptu Ade Supriyatno menghubungi Polres Purwakarta untuk memberikan bantuan. Dan dengan cara persuasif, Aiptu Ade Supryatno dibantu anggota Polsek Bungursari dan Polres Purwakarta berhasil mengamankan pelaku hanya dengan ajakan untuk menyerahkan diri.

Fajar yang menerima obrolan dan ajakan dari petugas, akhirnya setelah satu jam berdialog dengan anggota kepolisian akhirnya membuka pintu dengan tangan diatas menandakan menyerah.

" alhamdulillah pelaku tidak memberikan perlawanan , dan berhasil kami amankan untuk dibawa ke Polres Purwakarta," ujar Aiptu Ade Supriyanto sepintas memberikan keterangan.

Post a Comment

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post