PURWAKARTA - Kecelakaan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan terjadi di Km 97+200 Tol Cipularang atau tepatnya di Desa Gununghejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu, 5 Januari 2025.
Diketahui, kecelakaan yang terjadi sekira pukul 09.15 itu melibatkan 5 kendaraan yakin HinoTruck tronton bernomor polisi E 9134 D, minibus Daihatsu Sigra bernomor polisi B 2218 KIL, minibus Daihatsu Xenia bernomor polisi D 1516 AFX, Bus PO Primajasa bernomor polisi B 7131 FGA dan Toyota Hiace travel bernomor polisi D 778 AT.
Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah melalui Kasi Humas, AKP Enjang Sukandi menjelaskan, kecelakaan beruntun di KM 97+200 ruas Tol Cipularang arah Bandung itu diduga terjadi karena HinoTruck tronton bernomor polisi E 9134 D yang dikemudikan Pingi (37) tidak kuat menanjak.
"Truk kemudian melaju mundur karena kontur jalan di KM 97+200 ruas Tol Cipularang arah Bandung memang kondisinya menanjak. Akibatnya, truk bermuatan batu bara itu mundur dan menghantam kendaraan lainnya yang ada di belakangnya," jelas Enjang, saat dihubungi melalui WhatsApp pribadinya, pada Minggu, 5 Januari 2025.
Ia melanjutkan, truk tersebut menabrak minibus Daihatsu Sigra bernomor polisi B 2218 KIL yang dikemudikan Rizal Fadhli (25), lalu menabrak minibus Daihatsu Xenia bernomor polisi D 1516 AFX yang dikemudikan Yulianto Munandar (45), kemudian menabrak Bus PO Primajasa bernomor polisi B 7131 FGA yang dikemudikan Ahmad (45) dan menabrak Toyota Hiace travel bernomor polisi D 778 AT yang dikemudikan Himawan Sutanto (49).
Akibat kecelakaan ini, kata dia, dua orang mengalami cedera, salah satunya adalah kondektur bus Primajasa yang mengalami luka pada lengannya, sementara penumpang lainnya mengalami luka ringan.
"Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Namun terdapat korban luka berjumlah dua orang. Semua korban telah dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta untuk mendapatkan perawatan medias," ucap Enjang.
Ia menambahkan kasus kecelakaan ini tengah ditangani unit Gakkum Satlantas Polres Purwakarta.
"Tak hanya itu, personel Satlantas Polres Purwakarta melakukan upaya penanganan untuk mempercepat proses evakuasi korban dan normaliasi lalu lintas agar dapat segera dilintasi. Alhamdulillah sekarang jalur sudah normal dan bisa dilintasi," tutur Enjang.

