Pemuda Inspiratif Kembangkan Program "Tani Merdeka" untuk Sejahterakan Petani



ket foto, Ali/Abi kudil memakai kaos warna hijau di dampingi SERTU casyana TNI AD babinsa desa Cipinang.

Purwakarta – Partai Gerindra luncurkan program ketahanan pangan dengan nama program " Tani Merdeka ". Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintahan Presiden Prabowo , Gerindra menargetkan petani lokal untuk mencapai kemandirian pangan dan ekonomi dengan berbagai langkah kongkrit. 

Seperti yang telah di geluti Seorang pemuda asal Desa cipinang,kec,cibatu,purwakarta,jawa barat, muhammad ali sodikin (36) atau yang biasa lebih akrab di panggil abi khudil , berhasil mengembangkan program inovatif bernama “Tani Merdeka di desa cipinang yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani lokal melalui komunitas petani pedesaan. 

“Saya ingin petani kita tidak lagi bergantung pada tengkulak. Lewat program ini, petani bisa langsung menjual hasil panennya dengan harga yang lebih adil,” ujar ali saat ditemui di lahan demplot miliknya, Sabtu (27/7).

Program ini telah melibatkan lebih dari 150 petani di tiga desa sekitar. Selain pelatihan, Tani Merdeka juga menyediakan platform digital berbasis aplikasi yang memungkinkan petani mencatat hasil panen, mengelola biaya produksi, dan menjual hasil pertanian secara daring.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten purwakarta, Siti Nurhaliza, mengapresiasi inisiatif ini. “Program seperti Tani Merdeka sangat dibutuhkan, karena mampu menjembatani kebutuhan petani dengan perkembangan zaman. Ini bukti bahwa anak muda juga bisa jadi agen perubahan di sektor pertanian,” ujarnya.

khudil kini tengah menyiapkan perluasan program ke kecamatan-kecamatan lain. Ia berharap, ke depan Tani Merdeka dapat menjadi gerakan nasional yang mendorong kemandirian dan kesejahteraan petani di seluruh Indonesia. 



Program yang di usung oleh partai Gerindra itu diketahui membuka ruang pada petani lokasl dengan memberikan bantuan berupa benih unggul, pupuk bersubsidi, serta pelatihan pertanian modern. hingga akhirnya saat panen akses pemasaranpun dibuka ruang penjualan hasilnya secara digital.

" harapan kami nanti di program Tani Merdeka ini bukan sekadar slogan semata, petani juga dilarang agar tidak bergantung pada tengkulak ketika musim panen tiba. Dan kemampuan mengelola lahan dengan ilmu mumpuni dan teknologi juga diharapkan tercapai sebagai petani mandiri,

Sejumlah petani pun menyambut baik program ini. Kang Ano salah satu tokoh pemuda yang menggeluti dalam bidang pertanian asal Desa cipinang Kec. Cibatu, Purwakarta mengaku optimis dengan menjadi salah satu anggota Tani Merdeka, Dan diakuinya program ini sangat bermanfaat bagi para petani kecil di kalangan bawah. 

"Kami jadi punya harapan baru, dulu susah dapat pupuk dan harga jual rendah. Sekarang jadi petani muda bisa menjanjikan bahkan menjadi peluang kerja baru buat banyak pemuda yang menganggur," ujarnya.

Program "Tani Merdeka" akan terus berlangsung dan terbuka bagi seluruh petani di wilayah Purwakarta. Dan anggotanya terdaftar dalam kelompok tani secara legal dan resmi diakui pemerintah.

" Saya akan mencoba mengko'ordinir para petani yang menjual gabah basah untuk di jual langsung ke bulog. Berikut hasil pertanian lain seperti sayuran dan palawija hasil bumi yang dihasilkan di Purwakarta. Sesuai aturan program tani merdeka, kami akan berfokus pada kemajuan petani dengan harga jual pertanian dengan harga yang sesuai dengan tujuan mendorong kesejahteraan para petani," pungkasnya.

Post a Comment

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post