Jelang HUT RI, Penjual Bambu dan Bendera Ketiban Berkah Omzet Melonjak Hingga 100 Persen






Purwakarta - Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke-80 tahun ini membawa berkah tersendiri bagi para pedagang bambu. Di sejumlah daerah, permintaan bambu untuk keperluan dekorasi dan umbul-umbul meningkat drastis menjelang bulan Agustus. Para penjual pun mengaku meraup keuntungan hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.

Di sentra penjualan bambu di Purwakarta, antusiasme warga untuk memeriahkan lingkungan dengan bendera dan umbul-umbul terlihat sejak awal bulan. Salah seorang pedagang, Jakarta Nugeraha ( 39 ) mengungkapkan bahwa stok bambunya ludes terjual dalam waktu singkat.

"Biasanya kalau hari biasa cuma laku sekitar 20 sampai 30 batang sehari. Tapi begitu masuk Agustus, permintaannya naik sampai 70 bahkan 100 batang per hari. Omzetnya bisa naik 100 persen lebih karena banyak pesanan dari panitia RT/RW maupun instansi," ujar Jaka salah seorang penjual bambu yang mangkal di Desa Benteng , Kec Campaka.

Peningkatan serupa juga dirasakan oleh pedagang umbul umbul dan bendera. Meski harga jual tetap stabil berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp 100 ribu per batang tergantung jenis cat dan model umbul umbul. volume penjualan yang tinggi membuat total pendapatan mereka melambung. 

Beberapa pedagang bahkan harus mendatangkan stok tambahan dari luar daerah untuk memenuhi pesanan yang terus berdatangan hingga pertengahan Agustus nanti.

Fenomena ini membuktikan bahwa momentum nasionalisme tidak hanya menyatukan masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian mikro di tingkat akar rumput. Para penjual bambu berharap tren positif ini dapat bertahan sepanjang bulan kemerdekaan.


" alhamdulillah pendapatan kami meningkat, meski jenis niaga ini ramai setahun sekali," ungkap Soleh ( 41 ) salah seorang penjual bendera di jalan Ahmad Yani Cipaisan.

Post a Comment

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post