PURWAKARTA-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Purwakarta didorong untuk menjaga kualitas dan konsistensi dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Program yang sudah berjalan ini dinilai sudah sesuai dengan pedoman pelaksanaan, namun tetap membutuhkan pengawasan dan kedisiplinan agar tidak kehilangan ritme di lapangan.
SPPG di Desa Nangerang, Kecamatan Wanayasa, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program tersebut. Sejak beroperasi, satuan pelayanan ini berperan dalam memastikan penerima manfaat, terutama masyarakat di wilayah pedesaan, mendapatkan asupan gizi yang layak dan berkualitas.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, mengatakan bahwa keberadaan SPPG merupakan bagian penting dari upaya menjaga ketahanan gizi nasional.
Ia mengingatkan agar pengelola SPPG tidak hanya fokus pada distribusi makanan, tetapi juga memastikan tata kelola dan kualitas penyajiannya tetap terjaga.
“Walaupun ini baru beroperasi belum lama, kami berharap tetap bisa menjaga tata kelola pengelolaan program makan bergizi gratis agar berjalan sesuai dengan petunjuk teknis dan benar-benar bisa menjaga kualitas. Itu yang paling penting,” kata Putih Sari saat melakukan pemantauan SPPG di Desa Nangerang, Senin (27/10/2025).
Ia menilai, sejauh ini pelaksanaan program MBG di Purwakarta berjalan baik dan tidak ditemukan kendala berarti. Akan tetapi, ia menekankan pentingnya menjaga ritme dan konsistensi agar semangat kerja tidak menurun seiring waktu.
“Sejauh ini baik-baik saja, tinggal bagaimana mereka menjaga ritme untuk konsistensi dari apa yang sedang dilaksanakan. Jangan sampai karena baru di awal, nanti lama-lama jadi kendor. Itu jangan sampai terjadi,” ujarnya.
Putih Sari juga menyebut program MBG sebagai salah satu langkah nyata dalam mewujudkan komitmen Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan masyarakat.
Ia berharap SPPG di seluruh daerah, termasuk Purwakarta, dapat terus berperan aktif dalam memastikan kualitas gizi masyarakat meningkat.
"Tantangannya kini, menjaga agar pelaksanaan program tidak sekadar berjalan, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat penerima manfaat," ucapnya.(add)
Cap : MONITORING. Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari saat melakukan monitoring Dapur SPPD Desa Nagerang, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.

